Tags

, , , , , , , , , , , , , , ,

Pojok Inspirasi

Prediksi Trend /Opportunity dalam Investasi Property

(Ruko Business Center = RUBIZ)

cartoon-boy-with-questions

 

Seiring dengan makin tumbuhnya ke peminatan menjadikan wirausaha sebagai pilihan pekerjaan, maka saat ini banyak wirausaha pemula yang bergerak di berbagai bidang usaha. Sebagai pemula, umumnya modal terbatas, sebagian dari para pemula tersebut mulai berkantor di rumahnya masing- masing dan dalam perkembangan usahanya diperlukan suatu tempat yang strategis, untuk “Basecamp” / agar mudah untuk di kunjungi.

Saat ini banyak penawaran atas tempat untuk usaha, antara lain = space perkantoran, rukan, dan sejenisnya. Tetapi sewanya rata – rata mahal, dalam ukuran besar dan sewa tahunan. Sehingga diluar budget. Namun saat ini, bagi para pemula tersebut telah ada penyediaan tempat yang lebih sesuai cash flow. Antara lain penyediaan Business Centre dalam ukuran kecil dan disewa secara bulanan/ 3bulanan/ tahunan. Sehingga biaya sewanya juga relatif kecil. Tempat jenis ini banyak terdapat di bagian dari office, building, namun ada pula yang menyediakan di area perumahan yang loasinya strategis dan dibuat khusus untuk disewakan untuk  pengusaha pemula maupun para business man yang hanya perlu tempat jangka pendek.

Diperkirakan harga sewa yang marketable adalah Rp 4jt kebawah/ruang/bulan dan dibayar bulanan.Dengan kondisi tersebut, maka dalam tahun – tahun ke depan, penyediaan tempat usaha jenis tersebut bisa menjadi peluang bagi para investor dan diprediksi investasi dalam bentuk penyediaan ruang – ruang usaha dalam skala kecil ini akan menjadi trend pilihan investasi disamping investasi property dalam bentuk lainnya.

Untuk memberikan gambaran, disini akan di ilustrasikan khusus untuk para pemilik Ruko/Rukan, yang tertarik untuk me-re-layout assetnya, menjadi penyedia ruang – ruang usaha kecil, sejenis Business Centre. Sehingga dapat dikelola untuk usaha yang mendatangkan passive income, dengan ROI yang memadai.

house-invest

Ketentuan :

  1. Bangunan ruko sudah ada (perijinan sudah ada), baik baru, maupun lama yang masih layak.
  2. Pendekatan dari market (marketable) sewa + kurang dari Rp 4jt/ruangan/bulanan/dibayar bulanan.
  3. Lokasi = strategis/relatif
  4. Nila ruko kurang lebih Rp 2M/unit sampai dengan Rp 2,5M/Unit (Siap pakai)
  5. Ruko = Minimal 2 lantai
  6. Ukuran Tanah pada umumnya = 5 x 20m = 100m2
  7. Ukuran /luas bangunan = (5 x 15) x 2 = 300m2

 

ILUSTRASI 

Asumsi untuk 1 buah ruko

  1. Prinsip layout ruko (terlampir)
  2. Ruang yang diperoleh :
  3. Type A = 2 unit (7,5m2/ruang )
  4. Type B = 4 unit (8,55m2/ruang)
  5. Type C = 3 unit (11,4m2/ruang)
  6. Harga Sewa
  7. Type A = Rp 2,25jt/bulan/unit
  8. Type B = Rp 2,5jt/bulan/unit
  9. Type C = Rp 3,25jt/bulan/unit
  10. OR = 85%, operasional 15% x sales
  11. Hasil Sewa :
  12. ROI
  13. Untuk yang ruko senilai Rp 2M (ROI = 10,5% /thn)
  14. Untuk yang ruko senilai Rp 2,5M (ROI = 8,4% / thn)

Catatan ; Untuk ruko di “Prime Location” dimana harga ruko lebih dari Rp 2,5M, maka harga sewa harus di atas sewa dalam ilustrasi.

Dari hasil tersebut, hasilnya cukup bagus untuk suatu investasi dalam properti (rata – rata umumnya ROI kurang lebih 8%/thn).

 

Semoga dapat menjadi salah satu inspirasi dan berkembang dari 1 ruko menjadi 2 ruko dan seterusnya.

 

 

Salam sukses

Ibu Endang